Membimbing dan Dibimbing

image

Dari beberapa hari kemarin saya dapat amanah untuk membimbing anak magang. Tapi bukan lokal inimah interlokal hehe. Dia salah satu mahasiswi Brunei yang sedang mengikuti program intership di ITB. Selama hari itu pula saya harus belepotan pake bahasa Inggris, tapi keren sih sekalin upgrade skill juga. Untungnya dia mengerti juga kalau saya campur sari bahasanya, di-mix antara Bahasa dan English.

Nah hari ini tuh adalah final dia mengerjakan project, tugasnya sih editing video dan menulis narasi mengenai profil dari Comlabs USDI ITB. Hasilnya diluar dugaan, jadi lebih catchy karena narasinya pake English tentunya, serasa film dokumenter hehe. Cuma minus video aja sih karena kita tidak take shot lagi tapi footage yang lama hanya di-recycle. Kebetulan ibunya pun datang jauh-jauh dari Brunei untuk melihat progress anaknya. Setelah cerita panjang lebar, beliau tahu banyak tentang editing video dan ternyata beliau adalah senior di salah satu televisi Brunei sana. Pantas saja jeli dalam hal editing.

Dua kejadian yang berlaku hari ini antara membimbing dari siang hingga sore, dilanjut saya harus ke kampus untuk bimbingan. Maklum masih bepredikat mahasiswa, belum kelar juga ini sarjana hehe.

image

Jaket basah gara-gara hujan, buru-buru saya masuk ruang dosen dan langsung minta maaf karena telat. Ini bimbingan bersama satu kelas dan satu angkatan. Karena harus ngontrak ulang skripsi makanya dikumpulin lagi biar dapat suntikan motivasi. Dan syukurlah hari ini saya dapat manfaat antara memberi dan menerima dari dua kejadian itu.

craftjunkie:

Moon Clock {How to}

Found at: bambulablogi

Buat hiasan kamar keren juga nih ;)

archiemcphee:

Japanese graphic designer and architect Yusuke Oono devised a beautiful way to illustrate scenes from stories in three dimensions. These awesome 40-panel laser cut paper books tell stories both by turning one page at a time and as a whole when viewed in the round as beautiful dioramas.

Click here to view additional details from each book.

[via Colossal]

Sugoooooi!!

20 Things I Learned About Browsers and the Web

Bacaan tengah malam, barusan di-edit lagi linknya pake bahasa Indonesia biar greget! haha

Is This Love

Keren Opa Oma! :))

Indahnya Braga Culinary Night

image

Maaf nih baru posting lagi, beberapa hari kemarin harus tepar dulu haha jadi dua hari lost moment gak ada foto. Tapi tenang masih konsisten kok ngambil foto untuk hari-hari berikutnya, proyek #365HarikuDiBandung harus kelar hehe.

Oke malem minggu kemarin ada acara yang menurut saya surga banget buat moto, sebenernya acara kuliner sih tapi tatanan lampu dan aksesoris jalan pakai payung sama kerumunan orangnya yang bikin dag dig dug pengen moto. Nama acaranya Braga Culinary Night yang bikin jalan Braga ditutup semaleman untuk acara ini.

image

Asalnya gak akan dateng, soalnya hujan juga sih. Untung para teman karib langsung menjemput jadi aja enak ahaha, yah tapi imbalannya harus motoin mereka yah gak apa-apa juga malah saya seneng.

image

The girl who across the street.

image

Hey, what was she thinking?

image

And this is make me smile :)

image

She is my hairstylist.

image

Enjoy, Respect, and God bless!

Acaranya seru, cuma kayaknya masih penuhan orang yang datang dibandingin sama yang jualan. Sama lah kalau biasa ke CFD Dago yah model gitu juga kemarin tuh.

Satu lagi nih kurangnya tempat sampah, orang yang gak tahan untuk nyimpen sampah langsung aja dibuang kayak tebar benih aja jadinya satu buang yang lain ikutan deh. Yah semoga untuk berikutnya bisa lebih bagus dan lebih indah lagi. Sekian.

image

Always On My Mind

I always thinking of you, I know I was wrong. Maybe here’s the song who can explain what I’m felling. I was wondering to myself, are you still waiting for me?

Maybe I didn’t treat you
Quite as good as I should have
Maybe I didn’t love you
Quite as often as I could have
Little things I should have said & done
I just never took the time

But you were always on my mind
You were always on my mind

Maybe I didn’t hold you
All those lonely, lonely times
And I guess I never told you
I’m so happy that you’re mine
If I made you feel second best
Girl, I’m sorry I was blind

You were always on my mind
You were always on my mind

Tell me, tell me that your
Sweet love hasn’t died
Give me, give me one more chance
To keep you satisfied
Satisfied

Little things I should have said & done
I just never took the time

You were always on my mind
You were always on my mind
You were always on my mind
You were always on my mind

Adu Gila Maen Uno Stacko

image

Semakin malem malah semakin gila tadi di Infinito Cafe. Sekarang udah banyak mainan baru soalnya, salah satunya Uno Stacko. Yang maenya pada berisik soalnya stress harus nyari cara gimana biar tumpukan balok gak rubuh dan saya juga ikutan gila maen itu haha.

Kalau udah rubuh, waduh bahaya bisa langsung gempor kaki. Salah satunya ini nih giliran si Bang Gio, padahal tinggal dikit lagi tapi takdir mengatakan tidak maka ambruklah sudah semua baloknya haha.

image

Mengunjungi Tukang Kadal Monumen Perjuangan

image

Hampir aja gak jadi karena saya bangun kesiangan haha, tapi berhubung sudah janji yah harus ditepati minggu pagi ini ngeboseh sepeda dari rumah daerah Inhoftank ke Dipatiukur tujuannya Monumen Perjuangan. Sebenernya kalau jarak sih gak masalah cuma itu loh kalau udah daerah situ macetnya bikin males, yang jalan aja susah masuknya karena berebut antar mobil, motor gak mau ngalah.

image

Nenek berjalan tiada lelah.

image

Belilah aku dan kau akan tahu waktu.

Sekitar setengah jam saya sampai, akhirnya ketemu juga temen-temen yang buka lapak disana. Mereka ini penjual reptil, dari mulai kandang sama makanannya juga ada. Tinggal bilang kalau mau reptil apa ntar diusahain (promo -red) ahaha.

image

Nongkrong bareng tukang kadal, photo by Bang Gio.

image

Ujang: Melihatmu ingin ku beli, tapi teu boga duit hiks.

image

Scream udah beralih profesi jadi penjual jangkrik.

image

Nanana Iguana, mirip binatang purba - lirik lagu

image

Naga apa hamster?

image

Bro bro ganteng gak gue bro?

Rencana sih memang bukan cuma ketemu mereka, tapi punya niatan moto hiruk pikuk disana aja. Pas lagi moto tiba-tiba ada tukang parkir yang ngajar ngbrol, agak bingung juga sih yang bapak itu obrolin yang pasti cerita dia juga dulu sering moto. Dulu bapak itu seorang tour guide terus dikasih kamera sama orang Belanda, merek Nikon. Bapak ini keukeuh kalau Nikon ini buatan Jerman, saya cuma bengong aja iya iyahin aja padahal sih kalau dari sejarah yang benernya dari Jepang loh teman-teman jangan terkecoh hehe. Saya sendiri pake Canon tapi setidaknya tau sejarah merk-merk kamera dari mana aja.

image

Bapak tukang parkir yang pakai Nikon, katanya.

Sudah selesai ngobrol liat sekitar disitu banyak ternyata anak-anak ABG kekinian yang kayak dicetak dari cetakan yang sama. Jadi mikir, urang baheula kieu oge teunya? soalnya kesannya ABG-ABG ini maksa gitu. Kalau di internet namanya SWAG lah. Baju kegedean ala hardcore, pake bandana, celana skinny, sepatu new balance (jis aing ge make) terus nari kejang-kejang gak puguh. Ini sepertinya salah Justin Bieber yang ngasih gaya kayak gitu ahaha.

image

Arus pergerakan trend fashion masa kini pada kalangan anak baru gede.

image

Tunggu aku mau berubah menjadi… Ranger Merah!

image

Nih aku sedang noong mereka dansa eh dance maksudnya.

Yah seperti itu lah perjalanan hari ini dari mulai ketemu tukang kadal, tukang parkir, sampai liat anak-anak baru gede dengan momen yang sudah saya abadikan, terima kasih sudah membaca :)

Buka Mata, Hati, Telinga

Aduh ini sebenernya bisa dibilang late post ni maaf, baru pulang banget. Tapi fotonya di ambil malem sabtu (4/1) ko jadi gak fail buat #1day1pict hehe.

Hari ini sesi konsultasi nih menemani ibu dokter yang mau diramal. Tempatnya sih di Infinito Cafe yah sekalian promosi juga hehe. Mungkin kalau barusan dibilang ramal agak serem kali yah kita ganti namanya jadi sesi curhat karena emang bukan meramal masa depan dan semacamnya itu Tuhan Yang Maha Tahu, di sini kesannya jadi ngobrol dan bertukar pikiran atas masalah yang lagi dihadepin.

Bang Gio namanya, suhu saya dalam belajar sulap dan jago banget dalam soal mentalist menurut saya. Nah Bang Gio inilah pakar yang kita ajak ngobrol.

Bu dokter terlihat senang dan seram karena pertanyaannya terjawab dan terbagikan masalahnya. Saya yang asalnya hanya melihat tiba-tiba juga ditodong “Nanti sama lu mah empat mata aja yah”. Setelah itu bu dokter pun pulang.

Akhirnya tinggal saya sendiri, penasaran juga sih pengen ngebagi pengalaman aja tapi gak ditarot juga sih. Kita ngobrol serius dari sini. Dari obrolan itu saya mengambil banyak pelajaran dari apa yang Bang Gio hadepin dan apa masalah yang saya hadepin juga. Intinya buat saya pribadi adalah untuk membuka mata kembali, membuka telinganya kembali dan membuka hatinya kembali dan saya akan mengambil kesempatan ini. Sekian.

  • Camera : Canon EOS 600D
  • Aperture : f/4.5
  • Exposure : 1/13th
  • Focal Length : 50mm

Jika Kau Masih Ingat, Aku Menunggu

Yah tempat ini ketika aku menunggu kau selesai bimbingan. Aku menunggu dalam cemas karena aku tahu kau kala itu kebingungan. Aku hanya ingin membantu. Kau datang menghampiri, Aku tanya “Bagaimana?”. Kau kesal kalau aku bertanya lalu kau jawab “Sudah jangan ditanya!”. Aku diam tidak melanjutkan, biasanya aku cari topik lain agar kau senang tanpa memikirkan masalah. Biasanya aku ajak kau juga untuk makan, tapi mungkin situasinya salah. Aku tahu aku tidak selamanya tahu apa maksudmu. Kenapa aku tulis, ah ini hanya sebagai pengingat saja.

  • Camera : Canon EOS 600D
  • Aperture : f/3.5
  • Exposure : 1/200th
  • Focal Length : 27mm

Hari Ketiga, Gedung Riset dan Inovasi ITB

Sekarang foto yang diambil ini adalah Gedung Riset dan Inovasi yang dulunya bernama Gedung Pusat Penelitian Antar Universitas (PPAU). Serem yah keliatannya? emang sih ahaha. Banyak kejadian mistis katanya. Tapi Alhamdulillah sudah setahun lebih saya di sini gak ada yang gimana gitu, tapi yah kalau kerasa mah ada sih hehe.

Oke tapi sekarang kita gak akan ngobrolin mistisnya, saya mau cerita pengalaman saya bekerja di sini dalam tim E-learning Development. Memang sudah hampir setahun lebih menempati gedung ini tepatnya di ruangan Blended Learning ITB. Pernah sampe ke kunci satpam lah, nginep juga pernah yah lumayan lah buat setahunan.

Ruangan saya ini di lantai satu dan mungkin paling berisik, yah maklum lah para pekerja kreatif orang - orangnya gak bisa diem pasti ada aja yang dibikin ribut. Saya bekerja memang tidak sendirian, ada sahabat-sahabat saya juga yang ngebangun tim ini dari awal yang ngebuat suasana angeuut.

Kadang nyanyi bareng sambil di rekam yang post lalu ada namanya The Admin. Terus main yang Iya Tidak Bisa Jadi pake sticky note biar nempel tulisannya di jidat. Ah pokonya banyak hal yang konyol yang dilakuin disitu. Soalnya kami berprinsip tempat kerja harus se-fun mungkin biar otaknya gak stress dan ke pake maksimal hehe.

Tapi sekarang mungkin kehangatannya bakal berkurang, beberapa sahabat saya gak bisa ikut kerjasama lagi tahun ini. Mereka punya kepentingan lain yang lebih utama dari ini. Sedih sih memang tapi bagaimana lagi itu sudah jadi keputusan mereka. Namanya juga hidup pasti harus ada perubahan dan itu akan terus seperti itu, berputar. Terima kasih sahabat moga kita bisa bekerjasama di lain kesempatan. Dah Ucup dah Ami, aku akan merindukan kalian :(